Cerita MPASI Pertama Rendra


Hallo Bunda, apa kabarnya?

Oya, Bunda anaknya sekarang umur berapa? Masih bayi atau udah gede nih anaknya? 

Nah, setiap anak tentu punya cerita berbeda-beda ya dalam pemberian MPASI (Makanan Pendamping ASI) untuk anaknya. Dan aku juga mau cerita tentang MPASI pertamanya Rendra, anakku yang beranjak usia 6 bulan.

Komitmen ASI Ekslusif selama 6 bulan bersama suami


Nah, ini adalah komitmen ku dan suami untuk tidak memberikan apa-apa ke Rendra sebelum dia berusia 6 bulan. Meski pada kenyatannya saat 5 bulan ke atas, kami udah berani ngasih dia nyicip rasa dari buah. Cuma nyicip doank ya. Hehee... 

Dalam hal pemberian ASI ekslusif ini pun kerap digodain dengan orang-orang terdekat.

Ayuk yang ngomong, "Umur 3 bulan nanti udah bisa di kasih roti promina. Biar cepet gede." 

Atau Ibu ku yang bilang, "Kalau kamu masih bayi dulu udah aku kasih nasi lunak (lembut)."

Baca juga: Membangun Komunikasi dengan Anak

Yaaa memang begitu. Orang-orang dulu memang begitu. Bayi masih usia 3 bulan udah di kasih makanan lain selain ASI. Ya beruntung bagi anak yang fisiknya kuat. Ia akan baik-baik saja. Tubuhnya akan menyesuaikan. Namun bagi anak yang mungkin fisiknya tergolong lemah, ini akan menjadi bahaya. Makanya pemerintah kita memprogramkan ASI Ekslusif untuk bayi selama 6 bulan. Untuk menghindari bahaya atau resiko yang tidak diinginkan jika kurang dari 6 bulan udah dikasih makanan lain selain ASI.

TAPIIII

IDAI alias Ikatan Dokter Anak Indonesia juga membolehkan anak di bawah 6 bulan untuk mengkonsumsi MPASI. Dengan syarat:

1. Anak sudah menegakkan kepala sendiri dengan kuat

2. Anak memiliki kecondongan untuk meraih makanan

3. Anak selalu merasa kurang atau rewel dengan hanya pemberian ASI 

Nah, inilah Rendra sekarang. Ia kurang seminggu lagi baru pas 6 bulan jika berdasarkan tanggal lahir. Tapi ya berhubung dia memiliki ke-3 syarat di atas. Aku dan suami pun sepakat untuk memberikan MPASI.

Menu MPASI Pertama

Menu yang ringan namun melengkapi ke-3 komponen

Ini adalah hal yang cukup membuat aku bingung untuk menu MPASI hari pertamanya. Khawatir salah kasih, khawatir gak cocok. Ya tentunya kita mau memberikan yang terbaik kan buat anak. Apalagi ini makanan pertamanya. 

Namun setelah aku cari tau di mbah google dan kang youtube, makanan MPASI pertama buat anak itu yang penting mengandung 3 komponen.

1. Karbohidrat (nasi, kentang, dll)

2. Protein hewani (sapi cincang, ikan, telur, dll)

3. Lemak (butter/mentega, olive oil, atau minyak goreng biasa yang kita pakai)

Itu adalah menu utama. Ada juga tambahan berupa vitamin dan zat besi yang bisa kita dapatkan di sayuran seperti wortel, brokoli, bayam, buncis, dll. 

Teksturnya dalam bentuk puree atau bubur dan cukup sebanyak 2 sendok makan dewasa

Berhubung suami pergi mancing dan dapat ikan gabus, maka aku pun membuatkan menu berupa nasi sebagai karbohidrat, ikan gabus sebagai protein hewani, dan minyak sebagai lemak (maklumlah, mamak belum ke pasar. Jadi belum beli butternya. Hehee).  Terus sayuran berupa wortel. Dan pelengkap seperti seledri, daun bawang, bawang merah dan bawang putih. Aku gak memberikan perasa lainnya. Hal ini bertujuan agar anak mengenali cita rasa asli dari makanan yang ia makan. Semua itu dimasak lalu disaring hingga berbentuk puree atau bubur. Oya maaf aku lupa motoin menu MPASI hari pertamanya Rendra. Hehee..

MPASI home made atau MPASI instan?

Mungkin ada yang beranggapan bahwa MPASI instan itu nggak baik buat anak. Padahal sebenarnya nggak juga. Justru MPASI instan itu udah tertakar berapa kandungan yang dibutuhkan buat anak. Berapa persen jumlah kalorinya, lemak, karbohidrat, protein, dll. 

Kalau aku sendiri home made tetap jadi pilihan utama untuk MPASI Rendra. Tapi MPASI instan kadang-kadang aku selingi juga. Misal lagi sibuk sehingga nggak sempat buat nasinya. Jadi ya instan jadi pilihan😊.

Sempat kena protes orang tua dalam membuat menu MPASI?

Alhamdulillah sekarang dia lahap makannya. Semoga lahap terus ya😊

Ya. Sempat. Karena aku memberikan minyak. Katanya khawatir dengan perutnya Rendra. Tapi aku jelasin aja baik-baik. Gak apa-apa, Bu. Ini mentega kok. Lagian dari yang aku baca dan cari tau justru minyak atau lemak itu bagus untuk anak. Yang penting itu karbohidrat, lemak, dan protein. Tapi ibu cuma diam aja. Heheee..
  
Baca juga: Memahami Tentang Keputihan

Yaa intinya kita lakukan yang terbaik buat anak ya, Bund. Bekali diri biar kita gak salah-salah dalam memberikan menu MPASI ke anak. Udah banyak kok tempat bertanya sekarang. Seperti aku. Ada grup khusus WAG newborn tempat buat diskusi tentang anak, trus di youtube dan google banyak sumber referensi. Dokter, bidan, dll. 

Kalau ada saran begini dan begitu dari orang tua kita, yang notabenenya orang tua metode dulu, ya kita cari tau juga mana baiknya. Diikuti atau tidak. Toh tujuan kita sama. Memberikan yang terbaik buat anak. Hanya saja, cara orang tua dulu dengan orang tua zaman sekarang sedikit banyaknya pasti ada berbeda. Pintar-pintar bunda saja. 

Buat Bunda-bunda disini yang lebih tau tentang MPASI, boleh donk di koreksi cerita dari aku kalau ada yang kurang tepat. Atau mau sharing cerita MPASI nya juga boleh banget😊

Tidak ada komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa tinggalkan komentar yang baik-baik ya teman-teman. :-)

Blogger Perempuan Network

Blogger Bengkulu