![]() |
| Jalan-jalan, investasi masa kecil anak |
Bawa anak-anak jalan keluar itu investasi masa kecil. Yang akan anak-anak ingat dan ceritakan saat ia dewasa nanti
Aku ingat banget kutipan kata bijak yang aku temui di sosmed ini. Dan benar, aku dan suami rutin mengajak anak-anak jalan keluar meski yang dekat-dekat aja seperti ke Pantai. Ya! Daerahku adalah daerah dengan wisata pantai yang indah dan bersih. Paling tidak 2 Minggu sekali kami pasti jalan-jalan meski sekadar piknik kecil ala-ala kami.
Namun, beberapa Minggu ke belakang, kami tidak melakukan jalan-jalan ini karena satu atau dua hal. Faktor utama yaitu Pak Suami yang lagi sibuk dengan pekerjaannya.
Aku sebagai ibu rumah tangga yang notabene cuma di rumah aja, udah merasa rinduu banget dengan angin pantai. Sejuk, adem, dan sedikit bisa merelaksasikan otot fikiran dari stres.
Jadi ingat dulu zaman masih gadis, kalau lagi ada masalah dalam hidup, aku larinya ke pantai. Bisa itu menangis, teriak, bermain pasir dan ombak, bahkan meski hanya termenung doang sambil mengenang nasib sambil berurai air mata. Huhuuu.. Jadi mewek kannn... Dramatis sekali rasanya. Haha
Belum lagi anak-anak yang selalu excited kalau diajak main ke pantai. Apalagi yang membuat mereka senang kalau bukan mandi pantai. Terkadang kalau ombak lagi besar kami tidak mengizinkan mandi pantai. Maka aktivitas yang mereka lakukan adalah mencari umang-umang, kucing-kucingan, karang, atau menangkap kepiting.
Sore itu, aku bilang ke Paksu, "Ke pantai, Yokk.. Udah lama enggak, nih"
"Tapi ayah masih ada pekerjaan hari ini. Minggu depan aja gimana?" Tawarnya.
"Hmm.. Kalau ayah nggak bisa, kami aja lah yang pergi. Bawa anak-anak." Aku masih bersikeras pengen ke pantai.
Sejenak dia berfikir. Lalu "Apa habis Zuhur ini ayah nggak usah kerja aja ya? Lanjutkannya besok aja atau pas libur"
"Nah, itu baru pas. Jadi ayah istirahat dulu habis Dzuhur, terus bawa kami ke pantai" ucapku.
Singkat cerita kami pun pergi ke pantai. Tak lupa menelpon Ayuk sepupunya anak-anak. Mau ajak jalan dan mandi pantai, juga biar ada temannya si Rendra. Hehe
Sebelum melipir ke pantai, kami lanjut dulu ke pasar untuk beli beberapa stok bahan kue Bunda yang udah mulai menipis. Tak lupa kami beli makanan yang nanti bisa jadi makanan dan cemilan saat di pantai. Kami bawa mie instan masing-masing 1 kotak, kami. Berlima jadi totalnya 5 kota. Ada juga kerupuk, dan beberapa chiki-chiki.
Sampai di pantai anak-anak udah beterbangan lari-lari bawah pohon kelapa yang rindang dengan lokasinya yang bersih dan menghijau.
![]() |
| Piknik kecil-kecilan ala kami |
Tak lama kemudian anak-anak langsung berganti pakaian dan bersiap untuk mandi pantai karena air lautnya sudah mulai surut. Sementara aku dan si kecil, nggak mandi. Kami berdua cuma mencari batu karang, menangkap umang-umang atau kepiting. Kami melakukannya dengan seru, yahhh meski udara agak terasa panas, sihh. Hehe
![]() |
| Mata mulai terasa SEpet, PErih, dan LElah karena kelamaan di pantai mencari kucing-kucingan dan menangkap kepiting bareng anak |
![]() |
| Insto Dry Eyes, Solusi mengatasi gejala mata kering |
Awalnya aku tau Insto bisa mengatasi gejala mata kering karena melihat salah satu postingan teman di media sosial tentang pengalamannya mengatasi mata kering dengan insto. Jadi aku penasaran dan beli juga untuk cobain di mata aku.
Sebenarnya ada cara lain yang bisa kita lakukan untuk mengurangi Gejala Mata Kering, seperti:
1. Memakan sayuran yang sehat seperti wortel, dll.
2. Perbanyak minum air putih
3. Memakai kaca mata hitam terutama saat dibawah terik matahari dan terpapar polusi udara seperti debu .
4. Kompres air hangat
5. Tetesin Insto Dry Eyes seperti yang aku lakukan.
![]() |
| #MataSePeLeJanganSepelein |
Bagaimana Cara Menggunakan Insto Dry Eyes?
![]() |
| Baca petunjuk kemasan sebelum pemakaian |
Oya, Insto dry eyes tidak boleh digunakan lebih dari 1 bulan ya guyss...
Kalau kamu mengalami gejala mata kering, apa yang biasa kamu lakukan? Sharing yuk!!
Sumber:
- www.alodokter.com











Tidak ada komentar
Terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa tinggalkan komentar yang baik-baik ya teman-teman. :-)