Suatu Hari Nanti


Di suatu hari yang cerah, pada suatu tahun yang tak dapat diprediksi, aku akan berkata.
"Benar kan. Kamu bisa sukses. Aku yakin dan aku sangat percaya itu. Hanya saja, aku tak bisa menunggu. Maaf waktu itu aku memilih jauh dn pergi. Bukan aku tak sayang. Karena masing-masing kita harus berjuang dengan cara dan jalan hidup kita masing-masing. "

Sudah berungkali aku katakan. Kita susah untuk bersatu.

Dan suatu saat, aku akan bahagia dan tersenyum dari jauh akan kesuksesanmu. Bukan!  Bukan aku menyesal atas keputusan yang telah aku perbuat. Aku bahagia akhirnya kamu bisa bahagia tanpa aku.

Dan suatu saat, aku akan bangga kepada wanita disampingmu. Wanita yng telah beruntung memilikimu. Memang dia telah ditakdirkan untukmu. Memang aku tidak diciptakan untukmu.

Dan suatu saat, kamu pula akan bangga dengan dirimu sendiri. Dengan lantang kah katakan, "Lihatlah! Lelaki yang dulu sangat mendambakanmu telah sukses. Lelaki yang dulu mencintaimu dengan tulus telah berhasil meski tanpa kamu yang berjuang bersamaku".

Aku tau!  Bungamu akan bermekaran,  daunmu akan subur menghijau, pada waktunya. Namun tidak pada saat itu. Disaat aku harus memilih untuk pergi. Disaat tiada kata menunggu bagiku.

Tak mengapa! Aku bahagia dengan diriku dengan kehidupanku saat ini. Kita bahagia, kita sukses dalam versi kita masing-masing. Bahwa tidak ada yang dapat mengingkari takdir Tuhan. Termasuk kau.

Sekali lagi, aku ucapkan selamat. Untuk mu yang akan sukses suatu saat nanti.

1 komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa tinggalkan komentar yang baik-baik ya teman-teman. :-)

Blogger Perempuan Network

Blogger Bengkulu